Kamis, 07 April 2016

Lingon Suku Misterius Bermata Biru Pedalaman Halmahera

Berbagai suku dan tradisi terdapat di Indonesia namun itulah yang membuat negeri tercinta kita ini kaya. Kaya akan perbedaan namun tetap menjadi satu yang sesuai dengan Pancasila. Terlepas dari itu semua, suku suku yang tidak semua kita ketahui, ada beberapa suku yang sangat misterius keberadaannya. Salah satu yang akan kita ulas kali ini adalah suku Lingon salah satu suku yang termasyur akan misterinya yang samar samar akan mulai terkuak kebenaraanya. Suku Lingon ini terkenal akan matanya yang berwarna biru atau hijau, bertubuh tinggi besar dan berkulit putih dan tinggal di pedalaman hutan Halmahera Indonesia. Keberadaannya yang menyisakan tanda tanya besar apakah masih ada atau sudah punah atau bisa juga sudah membaur dengan peradaban modern, perlu kita telusuri. Berikut Lingon suku misterius bermata biru di pedalaman Halmahera Indonesia
Ilustrasi anak bermata biru via pinterest.com
Populasi suku tersebut hingga kini masih belum diketahui keberadaannya, bahkan disebut-sebut nyaris punah. Dahulu suku ini kerap mendapat ancaman dan gangguan dari suku pesisir yang hidup di pesisir pantai, di mana salah satunya adalah Suku Togutil. Orang dari Suku Togutil sering mencoba menculik para gadis Suku Lingon yang terkenal cantik khas Eropa. Secara fisik, suku Lingon ini bukan dari ras weddoid, melanesia, polinesia, maupun mongoloid seperti rata-rata penduduk di wilayah Halmahera ini maupun wilayah Asia Tenggara pada umunya. 

Karena secara ras, suku Lingon ini termasuk dalam ras kaukasoid, layaknya ras dari orang Eropa! Suku Lingon ini memiliki postur tubuh tinggi, berkulit putih, berambut pirang dan bermata hijau dan biru, walaupun beberapa ada juga yang berambut agak kehitaman, tetapi pada dasarnya suku Lingon ini memiliki struktur fisik yang berbeda dengan masyarakat wilayah Asia Tenggara.

Perkiraan Asal Usul Suku Lingon 

Foto Penduduk Primitif suku terasing Maluku Utara yang berdiam di kabupaten Halmahera Timur Sering Di Jumpai di pegunungan disekitar kecamatan Wasile,Wasile selatan dan sekitarnya Pola hidup tidak menetap yangg terdiri beberapa kelompok, Manusia ini Kadang di Jumpai di lereng gunung antata subaim-Buli , asal-usul suku ini kemungkinan bermula dari sisa-sisa tentara portugis yang menghindar kehutan sebelum jaman kemerdekaan RI sewaktu memasuki wilayah maluku. via wikimapia.org
Karena banyaknya cerita yang beredar, menurut salah satu sumber yang kami baca, salah satu asal usul suku Lingon ini adalah kemungkinan bermula dari sisa-sisa tentara portugis yang menghindar kehutan sebelum jaman kemerdekaan RI sewaktu memasuki wilayah maluku. 

Beberapa versi lain adalah bermula dari cerita rakyat yang beredar, bahwa dahulu sekitar 300 tahun yang lalu, sebuah kapal dari daratan Eropa, karam dan tenggelam dekat perairan Halmahera. Sekelompok penumpang kapal ada yang selamat dan terdampar di pulau ini. Para penumpang kapal yang selamat ini tidak bisa kembali ke negeri asalnya, dan akhirnya membangun pemukiman di tengah pedalaman hutan Halmahera Timur ini dan jadilah suatu komunitas yang disebut Lingon Tribe atau suku Lingon. Di pulau tempat terdamparnya suku Lingon ini, ternyata sudah ada suku-suku lain yang mendiami pulau ini. Maka sempat terjadi konflik dengan suku-suku setempat.

Tetapi dengan persenjataan yang terbatas dan kalah dalam jumlah orang, mereka terdesak masuk ke pedalaman untuk menghindar dari gangguan suku setempat. Setelah menetap di wilayah ini selama ratusan tahun, budaya asli mereka yang berawal dari Eropa ini pun mulai pudar dan berubah drastis, beradaptasi dengan budaya setempat yang nyaris primitif. Oleh karenanya, sepertinya kepercayaan merekapun akhirnya beralih ke kepercayaan setempat, dengan mengamalkan segala hal animisme dan dinamisme. Hingga kini, keberadaan suku unik nan misterius ini masih merupakan misteri. Menurut anda sahabat anehdidunia.com apakah kisah suku tersebut memang nyata?

Inilah Rasa Daging Manusia Menurut Para Kanibal


Walaupun menonton film dengan adegan manusia sedang menyantap daging manusia membuat kita bergidig, namun tak menghilangkan pertanyaan yang sangat ingin kita ketahui jawabannya yaitu seperti apa rasa daging manusia? Tentu saja minat untuk mencicipi tidak ada. Sahabat anehdidunia.com mahluk hidup yang memakan sesama mahluk sejenisnya disebut kanibal nah, sejarah telah mencatat kanibalisme telah menjadi bagian dari peradaban manusia sejak dahulu kala dan menyebar luas di berbagai belahan dunia termasuk di Papua dan Papua Nugini serta pulau-pulau di sekitarnya. Karena itu jangan heran apabila di jaman modern ini beberapa pembunuh mempunyai hasrat yang sama dengan suku-suku tersebut. Kanibalisme modern pun pernah terjadi didunia ini dan tertangkap, mereka menceritakan semua yang mereka alami. Untuk mengobati rasa penasaran kita, berikut kami berikan ulasan tentang rasa daging manusia menurut para kanibal.

Rasa Daging Manusia Menurut Sumanto


Sumanto dikenal sebagai kanibal asal Purbalingga, Jawa Tengah. Pada 2003, pria berusia 40 tahun ini mencuri mayat nenek bernama Mbah Rinah, lalu memakan daging jenazah itu. Kepada polisi, Sumanto mengaku dirinya sedang memperdalam ilmu di bawah bimbingan seorang 'guru'. Dengan memakan mayat, kata Sumanto, badannya akan menjadi kebal, tak terluka oleh goresan senjata, dan mendapat ketenangan batin. Sahabat anehdidunia.com ajaran sesat ini dia dapat sewaktu merantau ke Lampung tahun 1988, ia menuntut ilmu hitam pada Taslim. Bahkan menurut ajaran ilmu hitamnya tersebut, kalau bisa menghidupkan orang mati, kata Taslim, maka Sumanto harus memakan daging tujuh manusia. Sumanto menjalaninya, tapi keburu ditangkap sebelum kelar memenuhi syarat. Di persidangan, warga Desa Plumutan, Purbalingga, Jawa Tengah, ini mengaku telah memakan tiga manusia di Lampung dan kampung halamannya. “Rasanya mirip daging babi,” Hal yang sama dikemukakan Sumanto, namun menurutnya lebih enak lagi rasa daging anjing, tikus, atau kucing. Wew Disqusting!!

William Seabrook


Sahabat anehdidunia.com William Seabrook bekerja sebagai reporter di New York Times, pria ini lebih dikenal sebagai penulis buku travel yang agak aneh. Salah satu bukunya yang paling terkenal adalah Jungle Ways. Dalam buku ini William mengisahkan secara detail perjalanannya ke Afrika Barat dimana dia bertemu sebuah suku terasing yang disebut sebagai Guere. Suku ini juga dikenal sebagai salah satu praktisi kanibalisme, dimana mereka terbiasa mengkonsumsi mayat anggota suku lain yang mati. Setelah menyelesaikan tugasnya meliput keanehan suku Guere, William menjadi bertanya-tanya bagaimana sebenarnya rasa daging manusia hingga akhirnya ingin mencobanya sendiri. Karena itu William kemudian kembali kepada suku Guere dan ikut dalam salah satu ritual kanibalisme mereka. Dan seperti juga Jeffrey Dahmer, William menyatakan bahwa daging manusia rasanya mirip dengan daging sapi.

Peter Bryan


Peter Bryan dinyatakan sakit jiwa oleh dokter yang memeriksanya yang kemudian ditempatkan di dalam rumah sakit jiwa setelah membunuh anak majikannya pada tahun 1993. Sembilan tahun kemudian, Peter berhasil kabur ketika dipindahkan ke rumah sakit lain dan sekali lagi membunuh seorang korban berusia 43 tahun. Kali ini, Peter memutilasi korbannya menggunakan gergaji dan pisau. Ketika polisi datang, mereka menemukan sisa-sisa otak korban dipanggang di dalam wajan. Peter menyatakan telah memanggang otak korban menggunakan margarin dan rasanya sangat enak, seperti daging ayam. Pada tahun 2004, Peter kembali lagi membunuh seorang pasien lain dan hendak memasaknya. Namun sebelum niatnya kesampaian, dia lebih dulu tertangkap dan dimasukkan sel terisolir hingga sekarang.

Jorge Negromonte Da Silveira


Jorge Negromonte Da Silveira seorang warga Brazil, bersama dua orang isterinya ditangkap karena diduga membunuh seorang wanita tuna wisma bulan april 2012. Ketika diinterogasi ketiganya mengaku sebelumnya telah membunuh dua orang lainnya dimana sebagian jasad para korban mereka masak sementara sebagian lain dijual. Jorge menyatakan bahwa setelah memakan jasad korban pertama dan merasakan bahwa rasanya tidak jauh beda dengan daging sapi, ketiganya memutuskan untuk membunuh lagi dan menjual daging korban kedua setelah dicampur dengan daging sapi. Di dalam pengadilan Jorge dijatuhi hukuman penjara 23 tahun sementara untuk kedua isterinya masing-masing mendapat 20 tahun.

Jeffrey Dahmer

 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhiJav-mwioTKURDm1DNLHoe3bQJAvdxiUKpqt4V1d2btZRJl_TYnyF1qv04YgtbYXgmgjUlckTy6I-63kRbaP2CZeGoVqTlHJxV_rhQZMos3S6b-BtqTyJbp13u55K524RuoxCk_gbUz-D/s1600/Jeffrey-Dahmer.jpg

Jeffrey Dahmer telah membunuh 17 orang antara tahun 1978 hingga 1991. Tidak hanya membunuh para korbannya, Jeffrey juga memutilasi dan memakan bagian tubuh mereka sehingga mendapat julukan Milwaukee Cannibal. Kepada pihak FBI yang menangkapnya, Jeffrey mengisahkan bahwa bagian tubuh yang paling disukainya adalah paha dan lengan bagian atas. Menurutnya bagian ini adalah yang paling lezat dari tubuh manusia karena rasanya tidak beda jauh dengan beef tenderloin.
Pada tahun 1992, Jeffrey dijatuhi hukuman penjara seumur hidup akan tetapi dua tahun kemudian nyawanya melayang di tangan sesama napi, Christopher Scarver. Kepada polisi, pria yang juga menjalani penjara seumur hidup ini mengaku membunuh Jeffrey setelah mendengar kisah kekejaman Jeffrey dari mulutnya sendiri.

Tobias Schneebaum


Tobias Schneebaum sangat gembira ketika mendapat beasiswa untuk belajar di Peru. Ketika di sana, Tobias mendengar cerita tentang Arakmbut, sebuah suku terasing yang tinggal di hutan. Kekejaman suku ini tidak membuat Tobias takut tetapi malah membuatnya tertarik untuk mengenal lebih dekat. Ketika akhirnya berhasil menemukan suku ini, Tobias disambut dengan tangan terbuka. Setelah beberapa saat berada di sana Tobias diajak untuk pergi berburu. Namun begitu sampai di tempat tujuan barulah Tobias menyadari bahwa yang mereka maksud ‘berburu’ adalah berperang melawan suku lain dan membawa pulang korban yang berhasil mereka bunuh untuk kemudian dijadikan hidangan pesta. Pada memoir dokumenter Keep The River On Your Right yang dibuatnya, Tobias menyatakan bahwa daging panggang manusia terasa seperti daging babi.

Armin Meiwas

 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhjzxk5tmNjnICW1R1nRZWf1Ao94gDImhxRLYo9vL0xYJT8p8_IeDfk8HkZHtWGWbtVe6mBQqSWkELRQFtlI8rFeaJB-9D2PxGc2G9NDlNmaxgLIyYjvDBI1C5gvhOcOtJHGg34TpTm6nIB/s1600/Video-Pembantaian-Armin-Meiwes.jpg

Pada tahun 2001, Meiwes memasang iklan pada situs web bernama The Cannibal Café yang mencari korban bersedia untuk "disembelih dan dikonsumsi." Seorang pria bernama Bernd Jürgen Armando Brandes dari Berlin merespons pesan dan sepakat untuk bertemu Meiwes. Pada tanggal 9 Maret 2001, keduanya bertemu di rumah Meiwes di Rotenburg, Jerman dan disitulah Brandes tewas. Seluruh kejadian difilmkan pada rekaman video berdurasi 2 jam. Rincian pembantaian yang mengerikan dan sulit untuk digambarkan. Meiwes memulai dengan mengamputasi penis Brandes dan  memakannya. Meiwes kemudian membantai Brandes dan meletakkan mayatnya pada pengait daging. Selama 10 bulan ke depan Meiwes mengkonsumsi sekitar 20 kilogram (44 lb) daging. Semua kejadian tersebut direkam pada video, yang kemudian disita oleh pihak berwenang dan selamanya disegel dari publik. Armin mengatakan jika daging Bernd seperti babi, meski dengan tekstur agak keras, namun memiliki aroma kuat serta rasa sedikit pahit.

Issei Sagawa


Salah satu pelaku kanibal paling terkenal di dunia adalah Issei Sagawa, seorang pria berkewarganegaraan Jepang. Kejadian mengerikan ini terjadi pada tahun 1981 di Perancis. Issei menembak wanita bernama Renne Hartevelt di punggungnya. Lalu selama dua hari dia memakan semua bagian tubuh Renne dengan sangat mengerikan. Issei mengatakan jika rasa daging manusia seperti daging sapi Kobe setelah dibumbui. Daging mentah manusia rasanya hambar namun dapat meleleh di tenggorokan seperti saat makan tuna mentah di sashimi. Bagian paling Issei suka adalah paha, Issei mengatakan bagian itu paling nikmat, bahkan tidak ada daging sapi yang bisa mengalahkannya. Saat ini Issei hidup bebas di Jepang, bahkan menjadi terkenal setelah ia menulis buku yang menjelaskan pengalamannya memakan daging manusia.

Omaima Nelson


Omaima adalah seorang wanita asli Mesir namun pindah ke Amerika Serikat pada tahun 1991. Dia bertemu dengan William Nelson hingga akhirnya menikah dua bulan kemudian. Pernikahan yang harusnya indah, ternyata tidak dirasakan olehnya. Omaima menuduh suaminya telah berlaku jahat padanya, bahkan memaksanya dalam berhubungan badan. Tiga minggu setelah penikahan Omaima membunuh suaminya. Untuk menghilangkan barang bukti, Omaima menggoreng jari-jari suaminya, merebus kepalanya hingga membuat iga bakar barbeque dari tulang di dada. Omaima mengatakan jika daging manusia sangat manis dan enak setelah dia mencoba daging iga dari suaminya yang dibuat barbeque. Kejadian ini membuat Omaima mendekam di penjara seumur hidup. 

Kejadian aneh di atas memang sangat mengerikan, mereka mengidap gangguan pikiran sehingga tega menyantap manusia demi maksud maksud tertentu. Semoga rasa daging manusia menurut para kanibal tersebut lebih menyadarkan kita untuk memilih mana yang baik dan mana yang buruk. Sayangilah sesama manusia.

Bell Witch Haunting

Gambar

Pada tahun 1804, John Bell dan istrinya Lucy mengepak barang-barang mereka  di North Carolina untuk pindah ke Tennesee  bersama kesembilan anak mereka. Itu seharusnya menjadi awal yang indah dan damai dari kehidupan mereka sehari-hari sejak John membeli sepetak tanah yang jika dihitung berkisar lebih dari 300 are.
Sayangnya, selama masa-masa pembelian itu, dia berselisih dengan tetangganya Kate Batts. Kate yakin bahwa John telah berbuat curang untuk mendapatkan tanah itu dan dia tidak akan pernah memaafkannya. Sejak itulah legenda ini dimulai.
Kate Batts kemudian meninggal sekitar tahun 1817, di atas tempat tidurnya – masih mengutuk perbuatan John. Dia pernah bersumpah bahwa dia akan menghantui keluarga Bell dan seluruh keturunannya.
Pada awal tahun 1817, keluarga Bell mulai merasakan kejadian-kejadian aneh di rumah mereka. Dimulai dengan sebuah suara-suara tepukan dan cakaran di temboknya, tidak lama bisikan terdengar. Suara itu makin besar dan kian besar hingga bisa dikenali seperti suara wanita tua – tapi masih belum ada kata-kata yang dapat ditangkap.
Lalu aktivitas fisik kemudian terjadi pada keluarga Bell seperti pakaian atau selimut mereka ditarik dan bergeser ketika tengah tertidur. Bahkan tiga dari anak-anak Bell – yang tidur dalam ranjang yang sama – pernah terbangun di malam hari dan langsung berteriak karena melihat pakaian tidur mereka ditarik oleh sosok yang tak kasat mata.
Dari sana keluarga Bell sudah tak tahu lagi harus berbuat apa. Barang-barang mereka yang di dalam rumah atau sekitar tanah milik mereka dicuri atau hilang dengan sendirinya. Anak-anak mereka ditampar dan dicubit. Pada malamnya, kayu-kayu pondasi rumah terdengar ada yang menggigit, dan binatang-binatang aneh bisa terlihat di pekarangannya.
Anehnya, aktivitas paranormal dari hantu ini paling sering dan paling kejam dialami oleh John Bell dan anak perempuannya Betsy (Elizabeth). Teriakan-teriakan akibat tersiksanya mereka berdua seolah membawa kesenangan pada hantu itu. Dia akan tertawa ketika Betsy menangis, atau membuat John terlihat tidak nyaman.
Tak lama kemudian suara itu menjadi cukup jelas bagi keluarga tersebut untuk menangkap apa yang dikatakannya. Secara berulang-ulang suara itu mengatakan akan membunuh John Bell, dan sewaktu-waktu akan mengincar anggota keluarga yang lainnya.
Tak lama dari sana, Betsy lalu diserang ketika tengah tertidur. Dia terbangun karena merasakan luka iris dan memar-memar di tubuhnya. Tidak tahu harus melakukan apa, John Bell lalu mengundang temannya James Johnson untuk makan malam sekaligus tinggal malam itu. James yang datang bersama istrinya lalu menyaksikan dengan mata kepala sendiri wujud hantu itu. Mereka kemudian menyebut seorang penyihir, yang tengah merapalkan mantra dan nyanyian-nyanyian.
Tahun 1818 kabar ini kemudian menyebar di kalangan masyarakat yang menyebut kejadian ini sebagai ‘Penyihir Bell’ dan aib keluarganya juga ikut dibeberkan. John berusaha mencari perlindungan pada pihak-pihak religius, tapi mereka menutup mata akan kejadian ini – mungkin karena ini berkaitan dengan sihir dan penyihir.
Orang-orang berduyun-duyun ke rumah Bell hanya untuk melihat kejadian itu, atau mungkin mengalaminya sendiri. Penyihir itupun sepertinya memang ingin dikenal, tapi tak pernah menampakkan diri, hanya selalu didengar. Dia tidak pernah kasar atau berani pada pengunjung, dan bahkan suatu waktu akan menawarkan tangannya untuk bersalaman.
Cerita berikutnya mungkin sulit dicerna, tapi kabarnya ini terus berputar di antara masyarakat ketika itu. Jenderal Andrew Jackson (calon presiden ke 7 Amerika Serikat) bahkan mengumpulkan beberapa orang temannya dan melakukan kunjungan di tanah itu di Adams, Tennesee hanya untuk merasakan aktivitas paranormal tersebut. Dia sendiri tak dapat menyimpulkan apakah itu hanya tipuan belaka, atau benar-benar sesuatu yang berhantu.
Kelompok Jackson itu kemudian menuju rumah Bell, membawa sejumlah tenda, keperluan dan barang-barang lainnya dalam sebuah gerobak. Ketika mereka hampir tiba di rumah itu, gerobak itu mendadak berhenti sendiri dan tidak seorangpun bisa membuatnya bergerak. Roda-rodanya dilepas dan diperiksa, namun tampaknya segalanya baik-baik saja dan seharusnya bisa berfungsi. Jackson, ditengah-tengah kekalutan ini, lalu melemparkan gurauan bahwa kejadian ini pastilah perbuatan penyihir – menyebutnya keras-keras hingga terdengar di seluruh tanah milik keluarga Bell. “Baik Jenderal, jalankan gerobak itu, dan aku akan menemuimu lagi nanti malam.” sebuah suara menyahutnya. Begitu saja lalu gerobak itu kembali berjalan dan mereka melanjutkan perjalanannya.
Jenderal Andrew Jackson dan kelompoknya berencana tinggal selama seminggu, tapi akhirnya pergi keesokan harinya. Mengalami segala kejadian-kejadian aneh, mereka tidak bisa membuktikan bahwa kabar ini hanyalah tipuan. Mereka juga dicubit, ditampar, dan rambut mereka ditarik-tarik, ketika Betsy Bell menjerit kesakitan karena memar-memar yang muncul akibat perbuatan penyihir tersebut. Kisah Jackson di rumah keluarga Bell ini tidak muncul dari tulisannya sendiri, melainkan dari berbagai sumber.
Yang ganjil adalah kelurga Bell ini tetap tinggal di rumah mereka selama masa itu, tanpa pernah pindah.
Pada Oktober 1820, John Bell jatuh sakit, dan banyak yang meyakini penyakit strokenya ini diberikan oleh penyihir tersebut. Walaupun dia masih dapat terus bekerja, dia lebih banyak menghabiskan waktunya di tempat tidur. Di bulan Desember dia tidak bangun lagi dalam tidurnya. Obat-obatan yang dikirim untuknya masih ada, namun ketika diperiksa menunjukkan sesuatu yang aneh. Penyihir itu sepertinya mengganti obat tersebut dengan racun, dan tentu saja menyebabkan John meninggal dunia.
John meninggal pada usia 70 tahun – tepat yang penyihir jahat itu perkirakan. Penyihir itu kemudian bisa terdengar menyanyi dengan riang saat-saat pemakaman John, dan terus didengar oleh anggota keluarga serta teman-teman mereka.
Tahun berikutnya, 1821, penyihir itu kemudian mengatakan bahwa dia akan pergi. Ini terjadi ketika dia berhasil membuat Betsy Bell putus hubungan dengan pacar sekaligus teman masa kecilnya, dan penyihir itu juga mengatakan dia akan kembali tujuh tahun kemudian.
Tahun 1828, sesuai dengan janjinya, penyihir itu hadir kembali. Kali ini dia menampakkan diri kepada John Bell Jr., putra John Bell. Dia memberi Bell Jr. sebuah penglihatan dan ramalan mengenai masa depan. Dan sebelum dia meninggalkannya lagi, penyihir ini mengatakan bahwa dia akan kembali seabad kemudian tepatnya di tahun 1935.
Tidak pernah diketahui apakah dia menepati janjinya atau tidak.
Dekat rumah keluarga Bell ada sebuah gua yang dikenal sebagai Gua Penyihir Bell. Orang-orang yang pergi ke sana bercerita melihat sosok yang aneh dan mengalami kejadian-kejadian supranatural di sekitar area itu. Sebagian percaya disinilah penyihir Bell itu tinggal ketika tidak mengganggu keluarga dan keturunannya.


Rabu, 06 April 2016

Pilih Orang Tua atau Kekasih ?


Pilih Orang tua atau Kekasih
Saat cinta datang dan niat untuk menikahpun sudah matang tapi sayang kedua orang tua melarang
siapakah yang akan tetap dipertahankan ,,?
Siapakah yang akan jadi panutan ,,?
Wahai anak, ,,
jika cintamu tak dapat restu bukan berarti orang tuamu tak cinta padamu
dan bukan pula tak mengijikanmu bahagia degan dia insan yang engkau cinta
yang pasti kedua orang tuamu mempuanyai alasan tersendiri yang mungkin engkau sendiri yang tak mau mengerti karna hatimu sudah tertutup oleh cinta yang kadang membutakan mata hati
apa lagi ketika calonmu adalah orang jauh dan dirimu dan calonmu tak mungkin tinggal denganmu dan kebetulan engkau adalah satu -satunya anak yang harus mengurusnya
mungkin bagimu mudah engkau tinggal memboyong mreka untuk tinggal bersamamu
Asal engkau tau wahai anak, ,,
orang tua itu lebih suka hidup dirumahnya sendiri,mreka juga lebih tenang untuk menikmati sisa hidup mreka di tempat mreka dilahirkan dan dibesarkan bersama kedua orang tua mreka yang telah pergi meng hadap Sang Kholiq ketimbang hidup dirumah sang anak ,mreka berfikir kehadiranya akan menyusahkanmu,dan mreka berfikir pula
Iya kalau pernikahan kalian sehidup semati bagaimana jika putus ditengah jalan. ,?
bukan maksud orang tua mendoakan jelek seperti yang anak duga tapi itulah orang tua yang slalu memikirkan hal terburuk sekalipun
ibarat sedia payung sebelum hujan
wahai anak, ,,,
tiada orang tua yang menginginkan anaknya gagal ,sedih, menangis, terdholimi
bahkan orang tua adalah orng yang pertama kali meneteskan airmata ketika kita sakit, sedih, gagal, dan terdholimi
sedangkan calonmu adalah orang yang sangat baru dihidupmu meski engkau mengira baik tpi belum tentu sesempurna yang engkau fikirkan ,tak sebaik yang engkau kira karna diapun manusia biasa bukan malaikat yang tak pernah salah dan khilaf
wahai anak, ,,
ingatlah jasa mreka dari engkau tidak Ada hingga saat ini
~jika engkau tak mampu membuat mreka tersenyum paling tidak jangan buat mreka menangis
~jika tak mampu membuat mreka bahagia jangan buat mreka sedih
Ingat mrekalah jalan pembuka pintu syurga paling tengah
Taatilah kedua orang tuamu sebelum terlambat ,,

KAMU SUKA KEBEBASAN ?

Apa ada yang merasakan hidup merasa tidak bebas dikekang orang tua atau pacar dan diomongin tetanga ?


lu tau dan gue juga tau kalau hidup kita ini merasa terbebani dengan ocehan orang yang bilang apapun tentang kita contohnya gini : hidup kota dan didesa

hidup dikota : diatur sama orang tua gax boleh pulang malam dll karena disangka cewek yang gax bener mungkin tetanga loe diem aja tetapi nyokap atau bokap loe pasti marah

bayangkan   : coba lu bayangkan jika loe gax dilarang sama ortu loe buat pulang malam mungkin loe ada aja kejadian yang  loe gax nyangka  contoh di culik atau diperkosa dan apa yang bisa loe lakuin ya pasti sedih dan kecewa ujungnya nyesel

Hidup didesa :  liat kanan kiri karena tetanga selalu mata - matain loe kaya James Bond 100 , tetapi bray atau gengs itu hal baik kenapa kalau lu tau  mereka peduli sama loe

hal yang terjadi  jika loe gax diawasi sama mereka pasti loe akan gax peduli dan berbuat sesuka hati

saran : sabar aja gax usah marah karena ada baiknya dukungan dari mereka  


hindari hal yang negatif dengan berteman dengan orang yang baik
lebih baik loe deketkan diri loe sama tuhan dan minta maaf sama sama nyokap atau bokap karena mereka yang membuat loe jadi lebih baik


Apa Tujuan Kita Hidup ?

Kita hidup didunia ini bukan hanya untuk kita sendiri tetapi untuk orang lain . oleh sebab itu jangan pernah menyerah
http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html

Copyright © Pengelana Muda | Powered by Blogger

Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | BTheme.net      Up ↑